Home » Info » Living Cost Haji Sebesar SAR 1.500 Setara Rp 5,5 Juta

Living Cost Haji Sebesar SAR 1.500 Setara Rp 5,5 Juta

Pemerintah dan DPR telah menyepakati bersama besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sebesar Rp 35,2 juta. Adapun besaran uang saku jamaah atau living cost sebesar SAR 1.500 atau setara Rp 5,5 juta. Besaran itu tidak berubah dari tahun sebelumnya.

Living Cost Haji
Living Cost Haji

Pemerintah rencananya tidak memberikan uang tunai dan menggantinya dalam bentuk debit untuk biaya hidup selama melaksanakan ibadah haji. Selama ini penggunaan uang tunai justru dinilai pemborosan lantaran jamaah haji berusaha menghabiskan uang tersebut sebelum kembali ke Indonesia.

Selain uang Living Cost dalam bentuk debit, tahun ini terdapat beberapa perbaikan pelayanan haji seperti penggunaan Bandara Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka sebagai Bandara Embarkasi/debarkasi jamaah haji Jawa Barat. Saat ini belum ada asrama haji yang berdekatan dengan BIJB. Pemerintah berencana membangun fasilitas pemondokan jamaah haji di Indramayu yang ditargetkan sudah bisa digunakan pada musim haji 2021.

Pemerintah juga akan menambah fasilitas pelayanan jalur cepat imigrasi di Tanah Air untuk mempercepat proses pelayanan keimigrasian bagi jamaah haji. Dengan fasilitas tersebut, jamaah haji tidak perlu mengikuti proses verifikasi data biometrik terlalu lama saat tiba di Arab Saudi.

About admin

Sampaikan walau satu ayat, dengan menginformasikan masalah Haji dan Umroh. Semoga bisa menjadi perantara berangkat Haji dan Umroh kembali. Aamiin